Apa yang Harus Dilakukan Saat Menerima Surat Panggilan Polisi?

Tetap tenang dan pahami hak-hak konstitusional Anda sebagai saksi maupun terlapor sebelum menghadiri pemeriksaan kepolisian.
Menerima surat panggilan resmi dengan kop kepolisian seringkali menimbulkan kecemasan dan kepanikan. Namun, panik adalah kesalahan terbesar yang harus dihindari. Sikap tenang dan pemahaman atas hak hukum acara akan menghindarkan Anda dari kekeliruan fatal.
1. Periksa Status Pemanggilan: Cermati apakah Anda dipanggil sebagai Saksi atau sebagai Tersangka. Periksa juga nomor laporan polisi (LP), pasal yang disangkakan, serta identitas penyidik yang menangani perkara.
2. Perhatikan Tenggat Waktu Pemanggilan: Sesuai Pasal 112 ayat (1) KUHAP, surat panggilan yang sah harus diterima oleh yang bersangkutan sekurang-kurangnya 3 (tiga) hari sebelum tanggal pemeriksaan dilakukan.
3. Hak untuk Didampingi Penasihat Hukum: Sejak tahap pertama pemeriksaan, Anda memiliki hak mutlak untuk didampingi oleh advokat. Pengacara bertugas memastikan pertanyaan penyidik tidak bersifat menjebak atau menekan.
4. Hak Memberikan Keterangan Bebas: Anda berhak memberikan keterangan secara jujur tanpa paksaan, ancaman, atau intimidasi dari siapa pun.
5. Membaca BAP Sebelum Menandatangani: Anda berhak membaca seluruh isi Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dengan teliti. Jika ada perkataan yang tidak sesuai dengan yang Anda sampaikan, Anda berhak meminta penyidik untuk mengoreksi atau mengubahnya sebelum Anda menandatanganinya.
Jangan pernah menghadiri pemeriksaan pidana tanpa persiapan bukti dan konsultasi hukum awal dengan advokat yang memahami seluk-beluk hukum acara pidana.
Menghadapi Situasi Hukum Terkait Topik Ini?
Setiap perkara memiliki kronologi dan bukti spesifik yang menentukan langkah hukum terbaik. Jangan tunda langkah advokasi Anda.
Konsultasi via WhatsAppArtikel Edukasi Hukum Terkait

5 Hal yang Harus Diperiksa Sebelum Menandatangani Kontrak Bisnis
Jangan terburu-buru menandatangani perjanjian bisnis. Pahami poin kritis seperti klausul wanprestasi, batasan tanggung jawab, hingga pilihan penyelesaian sengketa.

Panduan Singkat Mengajukan Gugatan Cerai di Indonesia
Langkah-langkah hukum, dokumen persyaratan, pembagian harta gono-gini, hingga hak asuh anak dalam proses perceraian di Pengadilan.
